Selasa, 19 April 2011

Repr. Still Life: Vase with Irises Against a Yellow Background


HARGA: RP.2,500,000 (Tanpa frame)
Repr. Still Life: Vase with Irises Against a Yellow Background of Vincent Van Gogh,
Oil on Canvas, 90x70cm.;
Unframed

LUKISAN ORIGINAL:

Pelukis Vincent van Gogh
Tahun Mei, 1890
Tipe Oil on canvas
Ukuran 70 × 90 cm
Lokasi
 Van Gogh Museum

Rabu, 16 Maret 2011

REPR. "Village street and steps in Auvers with figures"


HARGA: RP.2,000,000 (Tanpa frame)
Repr. "Village street and steps in Auvers with figures" of Vincent Van Gogh,
Oil on Canvas,
50x70cm.;
Unframed

LUKISAN ORIGINAL:


Pelukis Vincent van Gogh
Tahun Mei, 1890
Tipe Oil on canvas
Ukuran 49.8 cm × 70.1 cm
Lokasi St. Louis: The Saint Louis Art Museum

ARTIKEL:

REPR. "Still Life: Vase with Twelve Sunflowers"

 
Close-up:


HARGA: RP.3,000,000 (Tanpa frame)
Repr. "Still Life: Vase with Twelve Sunflowers" of Vincent Van Gogh, 1888
Oil on Canvas,
90x70cm.;
Unframed

LUKISAN ORIGINAL:
 
 
Pelukis Vincent van Gogh
Tahun Agustus, 1888
Tipe Oil on canvas
Ukuran 91 cm × 72 cm
Lokasi Munich: Neue Pinakothek

ARTIKEL:
Pelukis Belanda Vincent van Gogh memilih Bunga Matahari (judul asli, dalam bahasa Prancis: Tournesols) sebagai subyek dari dua seri 'still life'nya. Seri pertama dilukis di Paris pada tahun 1887 dengan bunga matahari yang terletak di atas tanah. Seri selanjutnya yang diberi nama "Still Life: Vas dengan Dua Belas Bunga Matahari", dilukis di Arles setahun kemudian dan menggambarkan karangan bunga matahari dalam sebuah vas. Van Gogh merasa kedua seri ini terhubung berkat temannya, Paul Gauguin, yang menyukai dua lukisan versi Paris. Sekitar delapan bulan kemudian, Van Gogh berharap dapat mengesankan Gauguin lagi dengan lukisan Bunga Matahari yang lain. Kali ini sebagai bagian dari dekorasi kamar tamu yang ia siapkan di Yellow House dimana Gauguin berencana untuk tinggal, sementara berada di Arles.

Van Gogh menulis sepucuk surat kepada saudaranya, Theo, tentang lukisan-lukisan ini:

"Ini adalah jenis lukisan dengan karakter yang agak berbeda, dan semakin lama kamu melihatnya maka akan terlihat semakin indah. Selain itu, andai kamu tahu, Gauguin sangat menyukai lukisan-lukisan ini. Ia berkata kepada saya antara lain - 'Nah... ini dia... bunga itu'. Seperti yang kamu tahu, lukisan bunga peoni itu milik Jeannin, bunga hollyhock milik Quost, tapi bunga matahari itu milik saya."

Pada bulan Maret 1987, raja asuransi Jepang Yasuo Goto membayar 40 juta dolar untuk lukisan Still Life: Vas dengan Lima belas Bunga Matahari dalam lelang Christie's di London. Pada saat itu, ini adalah rekor harga untuk sebuah lukisan. Sekarang lukisan ini dipajang di Pinakothek Neue di Munich, Jerman.

Rabu, 02 Maret 2011

Reproduction of "Night Cafe"





HARGA: RP.5,500,000
Repr. "Night Cafe" of Vincent Van Gogh,
Oil on Canvas,
90x70cm.;
framed

LUKISAN ORIGINAL:

Pelukis Vincent van Gogh
Tahun 1888
Tipe Oil on canvas
Ukuran 72.4 cm × 92.1 cm
Lokasi Yale University Art Gallery, New Haven


ARTIKEL:

The Night Café (Judul asli Perancis: Le Café de nuit) adalah sebuah lukisan cat minyak yang dibuat di Arles pada bulan September 1888, oleh Vincent van Gogh. Judul lukisan ini ditulis di atas kanvas, di bagian kiri bawah lukisan.
Lukisan ini menggambarkan interior ruangan Café de la Gare, yang terletak di 30 Place Lamartine, milik Joseph-Michel dan istrinya, Marie Ginoux, yang pada bulan November 1888 menjadi model Van Gogh's dan Gauguin's dalam lukisan berjudul Arlésienne; tidak lama sesudahnya, Joseph Ginoux juga menjadi model kedua pelukis ini.
Karya ini dilukis di atas kanvas industri ukuran 30 (French standard). Melukiskan ruangan dalam cafe ini, di bagian belakang tampak sebuah pintu dengan tirai setengah tertutup, kemungkinan menuju ruangan pribadi. Ada 5 orang pelanggan di meja yang berjejer di kiri kanan ruangandan seorang pelayan mengenakan jas berwarna terang, berdiri di dekat meja biliar di tengah ruangan, menghadap ke arah muka.
Warna yang digunakan sangat kontras dan tegas, langit-langit berwarna hijau, bagian atas dinding merah, lampu gantung gas dan lantainya berwarna kuning. Cat disapukan dengan tebal, dengan kebanyakan garis ruangan ini menuju ke arah pintu di belakang ruangan.

Reproduction of "Nude Woman Reclining, Seen from the Back"


HARGA: RP.3,500,000
Repr. Nude Woman Reclining, Seen from the Back
Oil on canvas,
60x40cm; (w/ frame 85x65cm)

LUKISAN ORIGINAL:


PelukisVincent van Gogh
Tahun1887
TipeOil on canvas
Ukuran38 cm × 61 c
Lokasi

Paris, Koleksi Pribadi
ARTIKEL:

Reproduction of "Bedroom in Arles"


HARGA: RP.3,500,000,-
Repr. Bedroom in Arles (3rd version) of Vincent Van Gogh, 
Oil on canvas, 
52x41cm; (w/ frame72x58)

LUKISAN ORIGINAL:

Pelukis Vincent van Gogh
Tahun 1888
Tipe Oil on canvas
Ukuran 72 cm × 90 cm (28.3 in × 35.4 in)
Lokasi Van Gogh Museum, Amsterdam


ARTIKEL


Bedroom in Arles (Perancis: La Chambre à Arles; Belanda: Slaapkamer te Arles) adalah judul 3 buah lukisan yang mirip satu sama lain karya pelukis abad 19 Post-Impresionis Belanda Vincent van Gogh.
Van Gogh sendiri memberi judul lukisannya ini The Bedroom (Perancis: La Chambre à coucher).
Ada tiga versi asli lukisan ini yang dijelaskan dalam suratnya dan dapat dibedakan dari foto-foto yang digantung di dinding sebelah kanan.
Lukisan ini menggambarkan kamar tidur Van Gogh di 2, Place Lamartine di Arles, Bouches-du-Rhône, Perancis, yang dikenal juga dengan nama Yellow House. Pintu di sebelah kanan adalah jalan menuju lantai atas dan tangga, sedangkan pintu di sebelah kiri adalah ruang kamar tamu yang dia sediakan untuk Gauguin. Pemandangan dari jendela di dinding depan adalah jalan Place Lamartine dan taman umumnya. Kamar ini tidak berbentuk persegi, melainkan trapezoid, dengan sudut tumpul di sebelah kiri jendela dan sudut siku-siku di sebelah kanannya.

Reproduction of "Irises"




HARGA: RP. 1,500,000,-
SOLD. THANK YOU.
Reproduction of "Irises" of Vincent Van Gogh
Acrylic on canvas, Varnished, 55X40 cm; Excellent framing
COMPARE ORIGINAL: http://www.vggallery.com/painting/f_0608.jpg

LUKISAN ORIGINAL:




Vincent van Gogh, 1889
Cat minyak di atas kanvas, 71×93 cm (28×37 in)
J. Paul Getty Museum, Malibu, California

ARTIKEL tentang IRISES:

Bunga-bunga Iris adalah nama sebuah lukisan karya pelukis Vincent van Gogh. Merupakan satu dari sekian karyanya ketika ia berada di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole di Saint-Rémy-de-Provence, Perancis pada saat-saat terakhir menjelang kematiannya tahun 1890. Lukisan tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh lukisan kayu Jepang, seperti kebanyakan karyanya yang lain. Ia menyebut lukisan tersebut "konduktor petir untuk penyakitku" karena ia merasa dapat mencegahnya dari kegilaan dengan tetap meneruskan melukis. Van Gogh menganggap lukisan ini sebagai sebuah lukisan persiapan (sketsa atau lukisan dasar dengan garis-garis bayang yang dipersiapkan sang pelukis untuk mencoba-coba mencari bentuk gambar yang hendak ia lukis kemudian). Saudaranya Theo mendaftarkannya ke pameran bernama Salon des Indépendants pada September 1889. Ia lalu menulis pesan kepada Vincent mengenai Bunga-bunga Iris: "Lukisan tersebut menjadi perhatian dari jauh. Bunga-bunga Iris adalah lukisan yang cantik, penuh dengan perasaan dan kehidupan."
Pemilik pertamanya adalah Octave Mirbeau, seorang kritikus seni Perancis, yang menjadi salah satu pendukung pertama Van Gogh.
Tahun 1987, lukisan tersebut menjadi lukisan yang termahal yang pernah dijual. Walaupun rekor tersebut kemudian dilewati, lukisan tersebut dijual seharga AUS$54.000.000 kepada Alan Bond. Pemiliknya sekarang adalah Museum Getty di Los Angeles.